Search Box

Berjudi Nyawa di Rumah Sakit (Ironi)


Sepenggal kisah nyata



Bagi kita yang kehidupan ekonominya pas pasan, ketika datang ke rumah sakit untuk berobat (apalagi dalam keadaan kritis). Mohon untuk tidak lupa membawa KTP dan handphone (kalo perlu peralatan elektronik sekalian). Sebab ketika kalian belum sanggup membayar biaya rumah sakit maka Hp dan KTP itulah yang akan menjadi jaminan.......Karena ini adalah Indonesia.

Sadiah (16 tahun), seorang perempuan remaja asal Pandeglang Banten korban kecelakaan yang nyawanya di ujung lidah dan harus segera diberangkatkan ke rumah sakit besar di Serang masih harus tertahan di salah satu klinik di Labuan Pandeglang. Karena pihak keluarga tidak sempat membawa uang. Maka salah satu tetangganya (pak leman) terpaksa memberikan HP sebagai jaminan biaya ambulans.

Bahkan ketika sadiah sudah menjadi mayat pun, keluarga sadiah masih saja harus menungggu proses yang berbelit belit berkaitan dengan proses administrasinya yang rumit. Dan akhirnya lagi lagi KTP menjadi jaminan.....Begitulah nasib orang miskin di negeri ini.....




 KITA WARGA NEGARA INDONESIA YANG MISKIN DAN MELARAT TIDAK BOLEH SAKIT DI NEGERI INI, DI NEGERI YANG NAMANYA INDONESIA, CAMKAN ITU!


KITA YANG MISKIN DAN MELARAT DI NEGERI INI TIDAK BOLEH PUNYA PENYAKIT BERAT LAYAKNYA PARA PEJABAT DAN KORUPTOR, SEBAB KITA HANYA AKAN MENYUSAHKAN DAN BIKIN BAU SAJA, SEKALI LAGI CAMKAN ITU!


KARENA YANG BOLEH KITA LAKUKAN KETIKA MERASA SAKIT DI NEGERI INI CUKUP DENGAN KOIN, MINYAK KELAPA DAN SEBOTOL MINYAK ANGIN, INGAT ITU!



"Sudah miskin sakit pula, nyusahin aja....." Pernyataan seperti itu mungkin sering terlintas dibenak pikiran orang orang sombong di negara ini. Mereka orang - orang yang tak punya empati dan merasa terganggu dengan kehadiran orang orang miskin yang sakit.

Yang senantiasa terlihat bergerombol di depan gerbang gerbang loket rumah sakit dan puskesmas. Mereka orang orang tak beruntung yang sedang mengadu nyawa di tempat yang seharusnya bisa menyelamatkan nyawa mereka.

Dan seandainya mereka orang orang miskin di negera ini bisa memilih, maka pasti mereka tidak akan pernah memilih untuk sakit di negara ini, sebab rumah sakit di negara ini hanya diperuntukan kepada orang orang kaya yang berduit tebal. Mereka orang orang yang sanggup menebus obat berharga jutaan, mereka orang orang kaya yang mampu membayar sewa kamar perawatan berharga selangit.

Dan bagi mereka yang miskin di negeri ini cukuplah kalian ditempatkan di lorong lorong atau parkiran rumah sakit. Sebab kalian tidak akan mampu membeli obat yang harganya mahal...Sebab kalian tidak akan kuat membayar biaya ambulans, sewa kamar, laboratorium, dan seabrek pemeriksaan lainnya yang komplek dan berbelit belit.

Sedemikian bobroknya kah moral dan akhlaq bangsa ini hingga untuk sekedar berobat saja harus bersusah payah bahkan berjudi nyawa sebelum ditangani dokter di rumah sakit, puskesmas atau sekedar balai pengobatan?

Sebuta itukah pemimpin pemimpin di negara ini sehingga untuk sekedar membaca Undang- Undang Dasar 1945 pasal 34 ayat 1 jelas dikatakan bahwa
"Fakir miskin dan anak - anak terlantar dipelihara oleh negara“



Dan seandainya Tuhan berkenan untuk mengazab negeri ini, maka inilah waktu yang tepat untuk menyegerakannya agar orang orang berhati biadab di negeri ini tahu bahwa ada langit di atas langit.


Ironi negeri ini. Di saat diluar sana masih banyak rakyat yang kelaparan dan kedinginan membutuhkan jaminan kesehatan dari pemerintah, masih ada beberapa oknum yang mempersulit para rakyat kecil untuk mendapatkan perawatan kesehatan hanya semata karena 'Uang'. Ayo pemerintah buka matamu. Tegakkan keadilan di bumi pertiwi. Jangan membuat para pahlawan terdahulu menangis akibat keserakahan beberapa orang yang sama sekali tidak menghargai jasa para pahlawan!

Postingan terkait:

15 Tanggapan untuk "Berjudi Nyawa di Rumah Sakit (Ironi)"

  1. iya bro. Pelayanan makin bobrok. Mental harus semakin di revolusi :)

    BalasHapus
  2. wah ternyatea eh ternyata infonya curhatan yang bagus
    kunbalik ya
    oke jelas sudah nervegear untuk yang baca
    makasih nih :)

    kunjungan baliki ya sob
    Android Aplikasi
    www.android-aplikasi.com :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Thanks udah berkunjung bro :)
      Ntar tak visit balik :)

      Hapus
    2. Thanks udah berkunjung bro :)
      Ntar tak visit balik :)

      Hapus
    3. Thanks udah berkunjung bro :)
      Ntar tak visit balik :)

      Hapus
    4. Thanks udah berkunjung bro :)
      Ntar tak visit balik :)

      Hapus
  3. Baca kata katanya bkin merinding.
    Orang Indonesia Gk boleh sakit di negeri Indonesia

    BalasHapus
  4. bener2 bobrok ni negri... sakit negri sendiri gk boleh, #MAKINRUSAKNEGRIKU

    salam kenal gan, jangan lupa kunjungan baliknya di http://olang-bobega.blogspot.com/2016/04/cara.mudah.sadap.smartphone.android.html

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal juga bro.. Thanks udah berkunjung :)

      Hapus
  5. Udah mau mati di rumah sakit main judi lagi..
    hehe becanda min judulnya gagal paham

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehe bisa aja.. thanks udh berkunjung sob. Jangan lupa BW juga laen kali :)

      Hapus
  6. Terkadang juga rumah sakit memang ada yang hanya khusus melayani orang ber-uang saja, motif nyatanya yaitu ruang vip dan ruang ekonomi, kalau memang udah ajal, mau ruang ekonomi kek, ruang vip kek, super vip super kek ya tetep koid, nice post gan. http://idwebshare.net

    BalasHapus
  7. bermanpaat sekali mas,
    jangan lupa kunjungan baliknya iya mas zibuzdroid.blogspot.com

    BalasHapus
  8. Terlalu banyak orang pintar dinegeri ini bang tapi sayang yang jujur itu susah

    BalasHapus

Jika bingung dengan apa yang saya sampaikan, komentar saja.
Sangat menerika kritik dan saran~

Unlaker. Diberdayakan oleh Blogger.